Penyebab Ranking Blog Menurun di SERP

Penyebab Ranking Blog Menurun di SERP - Banyak Forum atau tempat diskusi para Blogger sering menguluh kalau Visitor mereka tiba-tiba langsung Down alias Drop karena ranking blog mereka turun di SERP (Search Engine Result Page). Kira-kira ada apa di balik insiden ini?. Tidak hanya mereka saja yang mengalaminya, saya juga lagi terkena masalah tersebut. Ada banyak jawaban yang di lontarkan oleh para Mastah Blogger, dan jawaban itulah yang akan saya tuliskan di artikel Blog Dicoba.Info ini, sehingga anda bisa mengatasinya dengan baik.

Update Google Penguin 4 dan 2.0 - Kalau tidak Dicoba, mana Tau!

Kehilangan traffic memang membuat kita kesal, apalagi para Internet Marketing yang selalu mengandalkan Search Engene (Google, Yahoo!, Bing dll) untuk mengumpulkan pundi-pundi dolar mereka. Ada banyak hal yang membuat ranking Blog/Website kita tiba-tiba menurun secara drastis di SE. Berikut ini akan saya ulas secara detail apa saja penyebabnya. Simak dengan baik ulasan di bawah ini.

# 1. Update Google Penguin 4 dan 2.0.

Sudah banyak para Blogger yang menerangkan hal ini. Google Penguin memang sedang bekerja keras untuk menghanguskan para Spammer dari Search Engine mereka. Webmaster dan ahli SEO mengharapkan perubahan besar terjadi pada hasil pencarian. Matt Cutts khusus mengatakan bahwa 2,3% dari dunia SEO Inggris akan terasa dipengaruhi oleh pembaruan ini. Cutts menjelaskan bahwa peluncuran penguin ini memiliki fitur yang lengkap, termasuk untuk blog bahasa non-Inggris, dan lainnya lagi ruang lingkup Penguin berbeda menurut bahasa. Untuk lebih detail anda bisa lihat di Google.

# 2. Efek Dari Google Sandbox.

Google Sandbox adalah hukuman yang di berikan oleh search engine Google pada blog/website yang menyalahi standard Google search engine. Yang paling banyak mengalaminya adalah situs-situs yang melakukan kegiatan SPAM, baik dari internal maupun dari external website tersebut. Pada saat sebuah website telah masuk ke dalam Google Sandbox maka blog/website tersebut tidak akan muncul dalam hasil pencarian Google.

Untuk mengembalikan situs yang terkena Google Sandbox kembali ke halaman pencarian Google bukan sesuatu yang mudah dan cepat. Walaupun banyak webmaster yang berhasil mengembalikan situsnya ke 'jalan yang benar', proses dan effort yang dilakukan ternyata cukup banyak. Biasanya webmaster situs yang terkena hukuman ini melakukan beberapa upaya seperti perbaikan konten menjadi lebih baik, membangun backlinks dari situs-situs authority, dan lain-lain.

# 3. Perubahan Algoritma Google.

Google memang sangat perduli dengan hasil pencarian search engine mereka. Ini terlihat dari perubahan yang cukup besar yang mereka lakukan pada algoritma mereka. Kalau dulu situs-situs 'robot/ automatic' sering mendapatkan posisi yang baik di search engine, sekarang situs-situs 'robot/ automatic' tersebut sudah banyak yang hilang dari mesin pencari mereka dan lebih mengutamakan situs-situs yang memiliki konten yang original dan update.

Kalau kita perhatikan, saat ini Google sangat sering meng-update hasil pencarian di situs mereka. Tidak heran kalau kita sering melihat perubahan dalam hasil pencarian di Google. Pembaruan algoritam inilah yang sering menyebabkan posisi blog/ website di SERP Google sering mengalami perubahan. Namun jangan khawatir, kalau Anda punya konten yang informatif, original dan situs Anda memiliki struktur website yang baik, perubahan Algoritma ini tidak terlalu mempengaruhi posisi Blog/ website Anda di search engine Google.

# 4. Blog Mengandung Malware.

Inilah salah satu kecanggihan mesin pencari Google, mereka bisa mengetahui bahwa sebuah blog/ website mengandung malware - kode/ script yang berbahaya bagi pengunjung. Search engine Google akan memberikan peringatan kepada calon pengunjung bahwa website itu mengandung malware yang berbahaya, dan calon pengunjung itu tentu saja tidak mau mengambil resiko membuka sebuah situs yang berbahaya bagi komputernya. Situs-situs yang mengandung malware akan memiliki reputasi yang buruk, baik dari mesin pencari ataupun user. Pada akhirnya situs ini akan 'terlempar' dari halaman pencarian di Google.

# 5. Konten Blog/Website Copy-Paste.

Seorang copaser yang sangat ahli sekalipun tidak akan bisa menghindari efek dari tindakannya meng-copy konten orang lain bulat-bulat tanpa memberikan kredit ke konten aslinya. Kita sudah sering membaca bahwa Google sangat menyukai konten yang original dan bermanfaat bagi pembaca konten tersebut, dan akan memberikan penalty kepada blog yang isinya hanya artikel yang dicopy bulat-bulat dari sumber lain.

Kegiatan meng-copy konten dari sumber lain tanpa memberikan kredit kepada pembuat konten asli adalah sesuatu yang sangat menjengkelkan. Kalau menurut saya mereka sama saja seperti pencuri. Terus terang konten di blog ini bukan hanya dari hasil pemikiran sendiri tapi juga hasil dari membaca dari beberapa referensi lain yang menurut saya bisa dipercaya, dari pengalaman orang lain yang bisa dipercaya, dan juga dari pengalaman saya pribadi. Saya sering menulis topik yang sama dengan website lain tapi dengan tata bahasa yang berbeda dengan konten awal, dan cara ini masih bisa diterima. Intinya jangan lakukan full copas.

Demikian ulasan yang dapat saya bagikan di Blog Dicoba.Info. Silahkan anda pelajari bagaimana cara mengatasi hal tersebut. Jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada sahabat yang lain. Sampai ketemu di lain waktu, Thanks!

Postingan terkait: